Bekraf Dorong Startup Indonesia Ikut Startup World Cup 2018

BEKRAF.COM – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar sosialisasi Startup World Cup (SWC) 2018 di Equity Tower SCBD hari ini. Pada acara ini, Bekraf menghadirkan Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo, Executive Director SWC Chris Abshire, dan Co-Founder Ahlijasa Jay Jayawijayaningtyas yang mengharumkan Indonesia dengan memenangkan juara tiga SWC 2017.

Bekraf mendukung SWC dalam rangka meningkatkan akses permodalan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dari sumber permodalan yang ada. Tahun ini, Bekraf kembali menggelar SWC Regional dan roadshow dibeberapa kota untuk menemukan talenta-talenta perusahaan rintisan (startup) bukan hanya dari Jakarta, tapi juga dari luar Pulau Jawa.

“Bekraf mendukung kegiatan ini bukan soal juara, tapi kita ingin untuk tampil karena jika diberi kesempatan tampil, bukan hanya Fenox tapi juga VC lain juga melihat,” ungkap Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo.

Fadjar mengungkapkan bahwa Bekraf menerima pinangan Fenox VC dalam penyelenggaraan SWC Regional Indonesia dengan satu syarat yaitu acara ini bukan hanya di Jakarta, tapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Bekraf menambah dua kota roadshow dari tahun sebelumnya yaitu Bali dan Batam. Pertimbangan Bekraf menentukan kota untuk roadshow yaitu keberadaan universitas dan ekosistem startup yang ada.

“Tahun kemaren hanya pitching, tahun ini dilengkapi mentoring. Mentor dari Fenox dan Bekraf,” tambah Fadjar.

Executive Director SWC Chris Abshire mengungkapkan SWC menjembatani startup dari seluruh dunia. Chris menekankan keterlibatan media global pada SWC, sehingga startup yang terlibat pada SWC berkesempatan mendapatkan funding dari pemberitaan di seluruh dunia.

Chris menambahkan para startup yang menghadiri SWC dikenalkan dengan inkubasi, pabrik, dan perusahaan global. “Tidak ada kriteria khusus, sedikit traction dan benar-benar memiliki perusahaan,” ucap Chris saat menjawab pertanyaan kriteria startup untuk mendaftar SWC 2018.

Co-Founder Ahlijasa Jay Jayawijayaningtyas yang difasilitasi Bekraf pada Grand Final SWC 2017 di Silicon Valley dan mendapat juara tiga ini, menyatakan bahwa Ahlijasa fokus pada satu usaha yang sebelumnya ada beberapa usaha. “Kami berkesempatan ngobrol dengan startup dari negara lain,” kenang Jay.

Jay menambahkan Ahlijasa memecahkan permasalah besar masyarakat yaitu laundry. Ahlijasa melihat peluang dari hal tersebut dan menjadikannya sebagai bisnis. Indonesia penuh konsumen potensial. Fokus pada permasalah yang ada dan temukan solusinya.

“Startup itu kuncinya solving the problem. PD aja jika mempunyai solusi dari permasalahan yang ada,” pungkas Fadjar pada acara ini.

Sumber: bekraf.go.id